Waspadai Komplikasi Hipertensi

 Naiknya tekanan darah seseorang disebabkan oleh banyak hal. Faktor keturunan, pola makan yang tidak sehat, serta kondisi lingkungan yang tak kondusif dapat menyebabkan seseorang mengidap hipertensi alias tekanan darah tinggi.

Pekerjaan yang bertumpuk, jalanan yang macet, serta berbagai macam aktifitas lain membuat Anda mengurangi jam tidur setiap harinya. Padahal kurangnya jam tidur menjadi salah satu penyebab seseorang memiliki tekanan darah tinggi, wah!

Pada penderita hipertensi, aliran darahnya memiliki tekanan yang tinggi. Aliran darah bertekanan tinggi yang terjadi selama bertahun-tahun itu menyebabkan pembuluh darah rusak. Pembuluh darah pun menjadi tebal, kaku, dan mudah mengalami penyempitan bahkan tersumbat. Padahal pembuluh darah untuk menyuplai zat nutrisi dan oksigen bagi sel-sel tubuh. Ketika aliran darah terhambat, berbagai komplikasi pun bisa terjadi.

  1. Komplikasi Stroke. Jika terjadi penyumbatan pembuluh darah diotak maka terjadilah stroke.
  2. Komplikasi Jantung. Jika terjadi penyumbatan pembuluh darah di jantung maka terjadilah serangan jantung.
  3. Komplikasi Mata. Bila terjadi kerusakan pembuluh darah di mata, maka bisa berakibat kebutaan.
  4. Komplikasi Ginjal. Bila terjadi kerusakan pembuluh darah di ginjal, maka terjadilah gagal ginjal
 Baru-baru ini sebuah studi di Universitas Chicago, Amerika Serikat mengatakan bahwa kurangnya jam tidur dapat meningkatkan risiko hipertensi. Bahkan di Britania, satu dari tiga orang yang mempunyai hipertensi berpotensi terkena stroke dan serangan jantung, seperti yang dikutip dari telegraph.
Penelitian ini melibatkan 578 orang dewasa dengan kisaran umur 33 hingga 45 tahun. Para peneliti mengecek tekanan darah para objek studi tersebut. Para peneliti lalu memonitor pola tidur dengan menggunakan sensor yang ditaruh pada setiap pergelangan tangan obyek studi agar mengetahui aktifitas dan istirahat mereka sebelum melakukan pengecekan tekanan darah kembali.
Dari penelitian terbukti, 1 persen dari obyek studi tidur 8 jam per hari atau lebih. Sisanya, tidur dengan rata-rata 6 jam per hari. Hasilnya menyebutkan bahwa seseorang yang jam tidurnya kurang dari 6 jam per hari meningkatkan resiko mengidap hipertensi sebesar 37 persen.
Dr. Kristen Knutson dari Archives of Internal Medicine mengatakan, “Studi ini memberikan bukti bahwa adanya hubungan antara durasi dan kualitas tidur dengan tingkatan tekanan darah tinggi ditentukan dengan karakteristik pola tidur seseorang”.
Pada dasarnya hipertensi jarang mempunyai gejala yang jelas, hanya saja jika dites tekanan darahnya, hasilnya konsisten di atas 140 dan 90. Untuk menurunkan tekanan darah seseorang latihan fisik dan diet garam terbukti dapat menurunkan tekanan darah.
 Bagaimana Pengobatan/Terapi Untuk Penderita Hipertensi??
Simak Pengalaman Penderita Hipertensi setelah mengkonsumsi 4Life Transfer Factor
Saya berada dalam kondisi yang parah. Tekanan darah tinggi (175/100 mmHg), kolesterol darah tinggi, triglycerides tinggi, Rheumatoid arthritis, dan dokter bilang saya terkena resiko tinggi terkena stroke. Saya menjalani berbagai pengobatan. Saya dikenalkan pada Transfer factor Advance dan TF Cardio oleh teman saya di Australia. Sekarang setelah beberapa bulan, tekanan darah saya menurun sampai taraf aman, kadar kolesterol turun, dan tidak terasa sakit lagi. Saya lupa kapan saya memiliki begitu banyak energi. Saat ini saya hanya meminum sedikit obat.” Ken Winsett , Australia
Mengapa Transfer Factor Cardio Sangat Baik untuk Mengobati Hipertensi? 
Karena Transfer Factor Cardio dapat Memberikan Maanfaat sebagai Berikut:

  • Menurunkan Kadar Kolesterol LDL
  • Membersihkan & Memperlancar peredaran darah.
  • Membasmi Kuman Yang Menyerang Pembuluh Darah Jantung
  • Sebagai Antioksidan .
  • Mendukung sistem imun yang bersumber dari kuning telur yang secara langsung membantu sistem cardiovascular (jantung).
  • Melindungi jantung dengan antioksidan-antioksidan yang melawan radikal bebas untuk membantu efisiensi jantung, integritas pengangkutan darah dan arteri-arteri yang memompa darah ke jantung.
  • Membantu kesehatan aliran/peredaran darah ke otak dan disekitarnya.
  • Membantu kesehatan sirkulasi dan penggunaan oksigen bagi otak dan seluruh tubuh.
  • Menjaga elastisitas dan membantu/menjaga tingkat tekanan darah normal ( pencegahan terhadap darah tinggi).
  • Menjaga kadar/tingkat homocysteine dalam tubuh.
  • Membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh

Berapa Banyak Jumlah Yang Harus diKonsumsi?

  • Untuk pencegahan dapat menggunakan dosis botol yaitu 2 x 1 sehari
  • Untuk pengobatan/terapi dapat menggunakan 2 x2 atau 2 x 3 sehari.
  • Untuk hasil maksimal konsumsi transfer factor cardio di kombinasikan dengan salah satu produk utama. (Produk utama: transfer factor plus, tranfer factor advance, transfer factor riovida dan transfer factor chewable).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: