Lupus dan pengobatannya

 

Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Banyak pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang dan lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.
Penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Sistem imun sang penderita tidak bisa membedakan mana sel baik dan sel jahat. Sistem imun yang seharusnya menjaga tubuh dari serangan virus, bakteri, parasit dan sebagainya malah menyerang sel tubuh yang sehat.

 

Hingga saat ini penyebab dari penyakit ini belum diketahui dan menyerang wanita yan subur.

Bagaimana Mengenali Penyakit Lupus?

  • Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  • Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  • Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  • Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini.
  • Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Penyakit ini bisa menyerang berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Bagaimana Mengobati/Terapi Penyakit Lupus?

 

  • Terapi dan Pengobatan terbaik adalah memperbaiki sistem kekebalan tubuh atau imunitas penderita. Sel-sel imun yang menyerang sel-sel baik atau jaringan tubuh harus tenangkan agar ia tidak lagi menyerang jaringan tubuh dan dididik agar ia bisa membedakan mana sel baik dan mana sel jahat atau bakteri.
  • Transfer factor mampu menenangkan sel-sel imun hingga keaktifannya berada pada level normal atau level seharusnya dan kemudian mendidik sel-sel imun tersebut agar ia bisa membedakan mana sel baik dan sel jahat. Kemampuan untuk menenangkan dan mendidik sel-sel imun hingga saat ini hanya dimiliki oleh transfer factor.
  • Transfer factor advance dan transfer factor riovida untuk memperbaiki imunitas penderita dari dalam tubuh. Transfer factor renewal dan transfer factor enumi untuk perawatan kulit luar agar kembali cantik
Berapa Banyak ?
  • Untuk pencegahan dapat menggunakan dosis botol yaitu 2 x 1 sehari untuk transfer factor advance.
  • Bagi penderita lupus dapat mengkonsumsi 3×2 untuk transfer factor advance dan 1 sachet transfer factor riovida sehari.
  • Transfer factor renewal dapat dioleskan pada bagian kulit yang kering, merah dan luka.
  • Transfer factor enummi dapat digunakan untuk perawatan kulit harian (optional)
Penderita Lupus setelah mengkonsumsi 4Life Transfer Factor
Saya sudah menderita sistematik lupus sejak usia 11 tahun dan saya melewati hidup yang sangat berat selama 13 tahun. Pada tahun-tahun awal menyerang system saraf pusat dan diperlukan tekanan yang kuat untuk menekan penyakit tersebut. Dulu itu saya menjadi kemoterapi dan perawatan steroid pulse .
Saya dulu mengkonsumsi aneka vitamin dan herbal, bersamaan dengan aneka makanan dan suplemen vitamin. Saya juga telah mencoba minum jus terus menerus sebagai bagian dari diet saya. Saya sudah mencoba segala macam karena saya pikir itu akan membantu saya dalam mengontrol kesehatan saya sehingga saya dapat berhenti menggunakan steroid- steroid.
Beberapa bulan lalu, saya merasa episode baru lupus saya. Saya merasakan sakit di dada saya ketika saya menarik nafas. Rasanya seperti seseorang menginjak dada saya ketika saya bernafas. Rasa sakit itu terus berlanjut dan akhirnya saya menghubungi dokter saya yang pernah mengirim saya ke cardiologist. Dia bilang saya mengalami paracartitis dan artinya saya harus meningkatkan prednisone. Saya tidak suka mengkonsumsi prednisone dan saya juga tidak suka meningkatkan dosis konsumsi prednisone.
Suatu ketika saya mulai mengkonsumsi 4life dan saya mulai mengkonsumsinya di malam hari. Saya juga memutuskan bahwa saya tidak akan meningkatkan dosis konsumsi prednisone seperti yang di sarankan dokter. Keesokan harinya saya merasa ada perkembangan dalam pernafasan saya dan rasa sakitnya pun berkurang. Hari hari berikutnya saya tetap mengkonsumsi 4life Transfer Factor ™, BioVitamins™, and the BioEFA™.  Saya merasakan perkembangan luar biasa dan saya mengurangi konsumsi prednisone ke dosis normal. Minggu berikutnya saya melakukan ultrasound check untuk mengecek cairan di hati saya. Cairan itu hilang sama sekali. Perawatnya bilang steroid-steroid benar-benar telah melaksanakan pekerjaannya dan saya Cuma tersenyum dan berkata ”saya rasa juga begitu”. Tetapi dalam hati saya berkata pasti 4life transfer factor lah yang telah bekerja karena saya tahu itu bukan steroid-steroid
Setelah mengkonsumsi 4Life™ Transfer Factor™ selama 4 bulan, saya yakin ini sangat membantu saya. Saya merasa lebih berenergi dan bisa bekerja fulltime . Memang kadang-kadang jika saya kelelahan saya merasa gatal, tapi itu tidak sesering dulu lagi. Saya telah berjuang selama 13 tahun untuk mengatasi gejala lupus saya. Saya telah mencoba beraneka produk herbal, vitamin-vitamin, terapi dan pengobatan. Beberapa bisa bekerja untuk sementara tapi sebentar saja sudah kambuh lagi. Karena kekecewaan-kekecewaan yang saya alami sebelumnya, ketika mencoba 4life saya tidak berharap terlalu banyak tapi saya merasakan hasil yang luar biasa.
Jika saya merasa dingin atau ketika mulai sore, tenggorokan saya mulai sakit (ini terjadi karena system imum saya tertekan), saya akan mengkonsumi lebih banyak 4Life™ Transfer Factor™ dan gejala sakit ini pun berhenti sebelum bertambah parah. Dari sini saya dapat ambil kesimpulan bahwa saya harus memperhatikan apa yang saya makan dan harus cukup istirahat untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Transfer factor dapat meningkatkan kualitas hidup saya, seperti cara saya merasakan dan melihat kehidupan ini. Saya merasa ini adalah jawaban dari doa-doa saya kepada tuhan. Saya bersyukur 4Life™ Transfer Factor telah datang dalam kehidupan saya dan membuat saya jauh lebih baik dan jauh lebih bahagia . Saya tidak pernah merasa sebaik ini dari semua produk yang sudah saya coba selama bertahun-tahun. Ini benar-benar berhasil buat saya.
Gejala-gejala yang berkaitan dengan lupus saya seperti sakit terus menerus dan merasa lelah telah hilang. Saya merasa berenergi sejak menggunakan 4Life™ Transfer Factor ™.”  Linda M.


 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: